BORNEONEWS, Palangka Raya –Sebanyak 600 koperasi di Kalimantan Tengah dibubarkan. Jumlah itu tercatat hingga Juni 2017. Dengan rincian, 164 unit dibubarkan oleh Bupati/Wali Kota, kemudian yang dibubarkan oleh Kementerian KUKM sebanyak 545 unit.
Secara keseluruhan, ada dua daerah yang terbanyak dibubarkan yaitu Kabupaten Barito Timur dan Kota Palangka Raya. Di Kota Palangka Raya, jumlah koperasi yang dibubarkan oleh Wali Kota sebanyak 89 unit. Ditambah lagi yang dibubarkan berdasarkan SK Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) sebanyak 29 unit.
Lalu di Kabupaten Barito Timur, jumlah koperasi yang dibubarkan oleh Bupati sebanyak 75 unit. Ditambah lagi yang dibubarkan berdasarkan SK Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) sebanyak 66 unit.
"Jumlah Koperasi yang dibubarkan berdasarkan SK Bupati dan Wali Kota itu hanya di Kota Palangka Raya (89 unit) dan di Barito Timur (75 unit) sehingga total yang dibubarkan berdasarkan SK Kepala daerah ada 164 unit," terang Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (KUMKM) Kalteng, Sapto Nugroho kepada Borneonews.co.id, Senin (7/8/2017).
Lalu yang dibubarkan berdasarkan SK Menteri KUKM RI untuk 14 kabupaten/kota sebanyak 540 unit, ditambah koperasi tingkat provinsi ada lima unit sehingga total ada 545 unit koperasi. Namun Sapto juga menjelaskan, di antara koperasi yang dibubarkan tersebut ada yang keberatan dibubarkan. Total koperasi yang dibubarkan ada 109 unit. Sehingga hingga kini jumlah koperasi yang dibubarkan setelah validasi Juni sebanyak 436 unit.
"Jadi jumlah koperasi saat ini (jumlah koperasi setelah dibubarkan) adalah 2.803 untuk di kabupaten/kota se Kalteng, dan ada 47 koperasi tingkat provinsi. Total ada 2.897 unit. Ini berkurang ketimbang per Mei 2017 ada 3.112 unit se-Kalteng," beber dia. (ROZIQIN/B-2)
Wow, Ada 600 Koperasi di Kalteng Dibubarkan! Terbanyak di Palangka Raya dan Bartim
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







