BORNEONEWS, Sampit - Identitas sesosok pria yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Mentaya, kawasan Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, hingga saat ini belum diketahui. Terkait itu, kepolisian mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, agar segera melapor.

"Laporkan kepada kami siapa saja yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Siapa tahu jasad tersebutlah yang dicari-cari," kata Kasat Reskrim AKP Samsul Bahri, Senin (7/8/2017). Untuk

Adapun ciri-ciri korban yakni menggunakan pakaian celana training panjang berwarna hitam. Kemudian, memakai kaos merah garis kuning bergambar merk tepung.

Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat tersebut. Adapun dari hasil otopsi, tidak ditemukan bekas tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Baik itu benda tumpul maupun tajam.

"Ada ditemukan sobek di tangan. Namun itu kemungkinan akibat gigitan ikan atau hewan lainnya," kata Bahri.

Dugaan lainnya, sebelum itu diduga korban melakukan aktivitas di tepi sungai. Lantaran terkena serangan jantung, korban jatuh ke sungai. Hingga tidak dapat berenang dan tewas di tempat kejadian.

"Kemungkinan besar dia jatuh ke sungai setelah penyakit jantungnya kambuh. Sehingga tidak dapat menyelamatkan diri," terang Bahri. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)