BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Roy Lumban Gaol meminta masyarakat di Kabuapetn Kotim agar tidak membakar lahan sembarangan, karena jika dilakukan dampaknya akan luas.
"Selain dikenakan sanksi pidana juga akan meimbulkan dampak lain seperti pencemaran lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat," kata Roy, Rabu (9/8/2017).
Dari itu menurut Roy masalahan ini perlu disosialisasikan secara berkelanjutan kepada warga masyarakat di setiap desa dan kelurahan di Kotim agar mereka paham agar tidak sembarangan membakar lahan.
Dikatakan Roy, saat ini terjadi curah hujan yang cukup tinggi, namun bukan jaminan tidak ada kebakaran lahan. Karena keadaan cuaca kerap berubah dalam sebulan terakhir ini sehingga sulit diprediksi.
Dari itu yang jadi perhatian dan dijaga saat ini adalah lahan kosong di wilayah masing-masing, peran aparat desa seperti kepala desa sangat diperlukan, salah satunya dengan mengaktifkan setiap relawan pemadam yang dibentuk ditiap desa.
Roy juga meminta kepada pihak kepolisian khususnya Polres Kotim agar bisa memberikan efek jera kepada setiap pelaku pembakaran lahan yang disengaja melakukan pembakaran.
“Termasuk Pemerintah Daerah harus mencari solusi untuk petani tradisional yang selalu mengandalkan buka lahan dengan sistem bakar lahan, agar mereka tidak lagi berladang dengan cara membakar," tandasnya. (NACO/B-5)
Legislator Ini Minta Masyarakat Tidak Bakar Lahan Sembarangan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







