BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Marukan betul-betul menyesalkan proses pembenahan Mess Desa, di Jalan Trans Kalimantan, Nanga Bulik yang dinilainya sangat lambat. Terlebih, dari penilaiannya, pembenahan yang dilakukan saat ini baru mencapai 40 persen dari target. Padahal, target semula pembenahan harus sudah selesai semua di akhir bulan Agustus ini.
"Memang cukup saya sesalkan, karena pembenahan yang dilakukan baru sekitar 40 persen, sedangkan waktu terus berjalan dan Gelaran Pesparawi Tingkat Kalteng sudah kian dekat," kata Marukan saat memantau langsung kondisi Mess Desa bersama beberapa kepala SOPD, perwakilan kecamatan dan Kades, Rabu (9/8/2017) siang.
Oleh karena itu, Marukan dengan tegas meminta supaya proses pembenahan Mess Desa dapat dikebut, dengan harapan agar pekerjaan dapat diselesaikan sebelum tibanya waktu Pesparawi.
Selain itu, dengan sisa waktu kurang lebih satu bulan, Marukan meminta kepada semua pihak terkait, baik itu dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pihak kecamatan maupun pemerintah desa bisa bekerja maksimal.
"Karena target kita semua pembenahan akan selesai pengerjaannya paling lambat tanggal 10 September mendatang. Artinya saya minta semua prosesnya apalagi yang sifatnya fisik dapat selesai akhir bulan (Agustus) ini," pintanya.
Sementara, saat menyinggung terkait ketersediaan air dan listrik, Marukan menegaskan tidak ada masalah. Karena proses yang sedang berjalan sudah tinggal tahapan pemasangan instalasinya saja. "Untuk air dan listrik sudah aman, yang terpenting saat ini adalah percepatan pembenahan fisiknya," cetusnya lagi.
Berdasarkan pantauan Borneonews, dapat dilihat bahwa pembenahan di setiap mess desa yang saat ini dilakukan cukup variatif, mulai dari atap, halaman, ruangan, dapur, kamar mandi, dan sejumlah fasiltas lain yang secara umum sifatnya pembenahan fisik.
Seperti diketahui, sedikitnya 52 unit Mess Desa sejak awal akan diproyeksikan untuk lokasi pemondokan kontingen pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) ke-XVI tingkat provinsi Kalteng yang akan berlangsung 16-21 September mendatang. Meskipun dirasa belum cukup, panitia juga telah menyiapkan tempat lain seperti halnya sejumlah Aula milik SOPD. (HENDI NURFALAH/B-8)
Pekerjaan Baru 40 Persen, Bupati Minta Pembenahan Mess Desa Dikebut
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Orangutan Ira Temukan Rumah Baru di Hutan Rimba Setelah Selamat dari Karhutla Kotim
Kabut Asap di Nanga Bulik Kian Pekat, Penanganan Karhutla Terus Dilakukan
Asap Karhutla Hantam Wisata Riam Tinggi, Lima Trip Wisatawan Batal
Petugas Karhutla Lamandau Mulai Kelelahan dan Alami Tekanan Darah Tinggi
Wabup Lamandau Harap Kafilah FSQ Jaga Prestasi dan Nama Baik Daerah
Pangdam XXI/Tambun Bungai Minta Patroli dan Pencegahan Karhutla di Lamandau Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







