BORNEONEWS, Muara Teweh - Lima pelajar di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, mengikuti Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat nasional yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kelima pelajar madrasah itu yakni Syifa Byandra Larasati dari MIN Melayu Muara Teweh peserta Kompetisi Sains Madrasah (KSM) bidang studi IPA, M Hafish Ramadhan dan Nova Harmaheni dari MTsN Muara Teweh mengikuti Aksioma cabang bulu tangkis putra dan putri, Alpan Hidayat dan Nur Janatun Magvirah dari MAN Muara Teweh mengikuti Aksioma cabang bulu tangkis putra dan putri.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara Tuaini mengatakan, para pelajar madrasah yang mengikuti Aksioma tingkat nasional bukan lagi membawa nama sekolah, melainkan membawa nama Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, serta nama daerah.
“Karena membawa nama daerah, saya senang melihat wajah-wajah orang terampil, wajah orang-orang pintar, dan wajah-wajah orang cerdas,” kata Tuanini.
Tuaini berpesan kepada para pelajar agar menjaga kekompakan selama mengikuti Aksioma di Yogyakarta.
“Fokuskan konsentrasi, jangan gunakan waktu yang tersedia hanya untuk main-main. Karena kalian sudah membawa nama daerah, Kabupaten Barito Utara, dan bahkan nama Provinsi Kalimantan Tengah,” sebutnya.
Ia berharap, pelaja asal Barito Utara berhasil meraih juaranya atau menjadi yang terbaik. “Setiap ada kegiatan lomba di tingkat Provinsi Kalteng, Kabupaten Barito Utara selalu diperhitungkan. Kita berharap semua cabang yang diikuti pada Aksioma ini bisa tampil prima,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pelajar peserta Aksioma nasional, Syifa Byandra Larasati, diketahui merupakan putri pertama pasangan Ipda Kuslan (Wakapolsek Dusun Selatan, Kabupaten Barito Timur) dan Hanida Rahmah (PNS lingkup Pemkab Barito Utara).
Syifa Byandra Larasati saat ini duduk di kelas IV MIN Melayu Muara Teweh. Ia akan mengikuti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) bidang studi IPA. Syifa merupakan satu-satunya pelajar dari MIN Melayu Muara Teweh yang lolos hingga ke tingkat nasional mengalahkan peserta dari kabupaten lain di Kalteng. (RAMADHANI/B-3)








