BORNEONEWS, Palangka Raya – Penanganan kasus pembakaran sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Palangka Raya diambil alih Mabes Polri. Penegasan ini disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat berkunjung ke Polda Kalteng di Palangka Raya, Rabu (9/8/2017).
“Kebakaran di beberapa sekolah menjadi perhatian saya. Saya sudah dapat laporan dari Kapolda Kalteng (Brigadir Jenderal Anang Revandoko). Proses lanjutan akan ditangani Mabes Polri,” tegas Kapolri.
Jenderal Tito juga menegaskan bahwa dirinya sudah memerintahkan Bareskrim untuk menangani kasus tersebut. “Di sini (ke Kalteng) juga ada Direktur Bareskrim, Kadensus Anti Teror, saya bawa semuanya,” ungkapnya.
“Penanganan nanti dilakukan tim gabungan. Dari Baresrim Mabes Polri, Polda Kalteng, dan Densus Anti Teror. Setelah itu akan kita kembangkan apa motifnya. Nanti kalau sudah selesai baru akan kita umumkan,” janji Tito. (BUDI YULIANTO/B-3)
“Kebakaran di beberapa sekolah menjadi perhatian saya. Saya sudah dapat laporan dari Kapolda Kalteng (Brigadir Jenderal Anang Revandoko). Proses lanjutan akan ditangani Mabes Polri,” tegas Kapolri.
Jenderal Tito juga menegaskan bahwa dirinya sudah memerintahkan Bareskrim untuk menangani kasus tersebut. “Di sini (ke Kalteng) juga ada Direktur Bareskrim, Kadensus Anti Teror, saya bawa semuanya,” ungkapnya.
“Penanganan nanti dilakukan tim gabungan. Dari Baresrim Mabes Polri, Polda Kalteng, dan Densus Anti Teror. Setelah itu akan kita kembangkan apa motifnya. Nanti kalau sudah selesai baru akan kita umumkan,” janji Tito. (BUDI YULIANTO/B-3)








