BORNEONEWS, Sampit - Dari beberapa pasien kejiwaan yang dirawat di ruang Teratai RSUD dr Murjani Sampit, mereka sudah ada yang lama mengalami gangguan kejiwaan, bahkan ada yang selama 20 tahun oleh keluarganya dipasung.
"Setelah di sini mereka kita ajari mandi, buang air, ambil obat, minum obat yang dulunya belum bisa pelan-pelan mereka mulai bisa, karena lama dikurung apa yang harusnya dilakukan mereka sudah lupa, namun 2-3 hari di sini mereka mulai bisa," kata kepala ruangan Ahmad Yani, Kamis (10/8/2017).
Menurut Yani perlu kesabaran untuk menangani pasien kejiwaan itu, karena penangannya ekstra khusus. Bahkan pelayanan sendiri dilakukan 1x24 jam sama halnya dengan pelayanan di ruang pasien biasa.
Untuk perawatan pasien kejiwaan diserahkan sepenuhnya kepada mereka, sementara pihak keluarga memang tidak mendampingi karena apa yang dilakukan pasien di ruang itu melalui bimbingan petugas di tempat itu.
Bahkan dari pantauan sejumlah pasien dibiarkan beraktivitas di kawasan ruangan tersebut, beradaptasi sesama rekannya. "Alhamdulillah dari 11 pasien yang kita tangani 1 pasien sudah sehat," katanya.
Termasuk pasien yang pernah dipasung selama 20 tahun sudah mulai bisa beradptasi seperti mandi dan buang air sendiri. "Waktu diantar ke sini rambutnya panjang, di sini kita bersihkan dan rapikan, diajak ngomong sudah nyambung," tukasnya. (NACO/B-6)
RSUD Murjani Pernah Rawat Pasien yang Dipasung Selama 20 Tahun oleh Keluarganya
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







