BORNEONEWS, Sampit - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta nelayan yang berada di wilayah hukumnya agar tidak memaksakan diri mencari ikan ke laut saat gelombang tinggi dan angin kencang. Hal itu dikarenakan sangat membahayakan keselamatan.
"Kami terus melakukan patroli dan juga mengingatkan masyarakat agar tidak melaut saat cuaca buruk. Hal itu dilakukan untuk pencegahan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ujar Direktur Polair Polda Kalteng Kombes Pol Badarudin melalui Kepala Satuan Patroli Daerah, AKBP Sulistiyono di Sampit, Kamis (10/8/2017).
Data saat ini, potensi laut Kalimantan Tengah mencapai 94.500 km2, sedangkan perairan umum dengan luas sekitar 2,29 juta hektare. Provinsi ini memiliki sekitar 750 kilometer pantai laut di selatan yang merangkai tujuh kabupaten, yakni Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Kapuas, Sukamara, Seruyan, Katingan dan Pulang Pisau.
Sementara, Markas Komando Ditpolair berada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Patroli pun rutin dilakukan menggunakan kapal yang dimiliki dengan menyambangi nelayan, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Mentaya. Kegiatan serupa juga dilakukan di kabupaten lainnya.
"Kami mengimbau nelayan mengutamakan keselamatan. Cuaca buruk harus dihindari agar tidak sampai terjadi kecelakaan akibat gelombang tinggi," kata Sulistiyono.
Memang dalam sebulan terakhir, gelombang laut sedang tinggi. Sehingga nelayan tidak berani melaut. Kondisi ini sangat membahayakan, apalagi sebagian besar nelayan menggunakan perahu tradisional berukuran kecil.
Gelombang tinggi tersebut tidak hanya terjadi di laut, tetapi hingga ke muara, bahkan sampai ke alur Sungai Mentaya. Angin kencang membuat gelombang di sungai lebih tinggi dari biasanya sehingga membuat masyarakat waspada.
"Sudah ada kejadian kapal karam di perairan laut Seruyan-Pulau Jawa. Bahkan hingga saat ini baru dua orang yang selamat, dan dua orang ABK lainnya hingga saat ininbelum ditemukan," terang Sulistiyono.
Dengan adanya hal itulah mereka tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak melaut saat cuaca seperti sekarang ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








