BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun ini mendapatkan banyak apresiasi dan penghargaan di bidang lingkungan Hidup.

Selain Kota Pangkalan Bun memperoleh piala Adipura ke 11, SMAN 1 Pangkalan Bun dan Desa Tanjung Terantang juga memperoleh penghargaan Wana Lestari dalam kategori kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada 3 Agustus lalu di Jakarta.

Bupati Kobar Nurhidayah dalam Apel Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di Pasar Tempadung Kelurahan Mendawai Seberang Kamis (10/8/2017), mengapresiasi prestasi yang diperoleh dari masyarakat Kobar tersebut.

"Ini merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat untuk mencegah terjadinya Karhutla di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Semoga hal ini bisa menginspirasi kelompok masyarakat lainnya di Kobar untuk menjaga lingkungannya dari bencana Karhutla," jelas Bupati.

Di tempat yang sama, Kepala Daerah Operasi III Manggala Agni Pangkalan Bun Binsar Oktavianus Togatorop menjelaskan, apa yang menjadi pertimbangan tim penilai dari Kementerian LHK memberikan penghargaan Wana Lestari bagi MPA Desa Tanjung Terantang. "Sebenarnya poin pentingnya adalah kemandirian dan kesadaran dari Desa Tanjung Terantang meminimalisasi dan mencegah terjadinya karhutla," ujar Binsar.

Selain itu, lanjutnya, perangkat desa juga menaruh perhatian utama untuk mencegah terjadinya karhutla di Desanya. "Daops III Manggala Agni Pangkalan Bun selaku pembina hanya menyampaikan hal-hal tersebut melalui laporan ke Jakarta secara berkala. Kemudian, kami juga memberikan pelatihan pemadaman, penggunaan alat dan menyosialisasikan bahaya karhutla pada masyarakat," jelasnya.

Namun, untuk kegiatan pengendalian Karhutla, dilakukan secara mandiri oleh MPA desa tersebut. "Mereka juga diikutkan dalam kegiatan pencegahan di desa dan sekitar desa mereka. Contohnya saat ada pemadaman karhutla, patroli bersama Manggala Agni, TNI dan Polri, serta sosialisasi lainnya," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)