BORNEONEWS, Kuala Kurun - Berdasarkan data terbaru dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Silvanus Palangka Raya diketahui sejak 2006 hingga 2016 telah terdeteksi 23 orang di Kabupaten Gunung Mas yang menderita penyakit HIV/AIDS.
Fakta ini diungkapkan Sekrataris Komisi Penaggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gunung Mas, Anthony L Djaga saat Rapat Koordinasi Penanggulangan HIV/AIDS, Kamis (10/8/2017).
Dari 23 penderita HIV/AIDS ini 8 orang di antaranya mengidap HIV dan 15 orang terkena AIDS. Kemudian yang masih aktif ARV/pengobatan berjumlah 9 orang dan gagal followup/los ARV ada 9 orang, sedangkan yang meninggal sudah ada 5 orang.
Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos menyatakan melalui rapat koordinasi penanggulangan HIV/AIDS ini dapat mensinergikan program setiap SOPD dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.
"Sudah ada data personal HIV/AIDS dan tahun ini berdasarkan hasil tes darah ternyata ada penambahan," tegasnya.
Diharapkan melalui rapat koordinasi ini dapat menyusun regulasi dan membentuk komitmen bersama untuk menanggulangan penyebaran HIV/AIDS. (EPRA SENTOSA/B-6)








