BORNEONEWS, Palangka Raya – BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada pergeseran tujuan dari perkembangan organisasi masyarakat (ormas). "Ada kecenderungan tidak konsisten lagi dengan tujuan semula. Itu karena ada gelanggang politik praktis yang mengganggu sistem perkembangan ormas," ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palangka Raya, Januminro, Minggu (13/8/2017).
Menurutnya, ormas harus bisa memahami perbedaan antara kedudukan ormas dengan kedudukan dunia politik. "Apabila ingin berpolitik maka jangan sampai mengganggu wadah ormas yang memang telah tersistem arah dan tujuannya," tegasnya.
Dirinya mencontohkan, dulu ada yang namanya Serikat Dagang Islam, sebuah organisasi masyarakat yang mengenal sistem perdagangan secara Islam. Tetapi karena timbul kepentingan yang bernuasa politik maka berubah menjadi Serikat Islam dan pada akhirnya terpecah-pecah.
"Ini yang saya katakan terganggunya sistem awal sebuah ormas," tegasnya.
Dirinya berharap, ormas yang ada di Palangka Raya tidak ikut-ikutan dalam iklim serta gelanggang politik seperti perebutan jabatan atau kekuasaan. Bahkan, jangan sampai terjebak dalam isu yang memecah belah bangsa.
"Saat ini nilai-nilai kebangsaan dibentur oleh beragam kepentingan, baik itu pribadi dan kepentingan kelompok serta umum. Akibatnya benturan kuat antara politik dan kepentingan masyarakat terjadi. Kita berharap ormas tidak menempatkan diri pada hal seperti ini," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Ada Pergeseran Tujuan Pendirian Ormas karena Politik
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







