BORNEONEWS, Palangka Raya - Motif pembunuhan yang dilakukan Jef alias Je (19) terhadap tetangganya sendiri, CW alias Yah (26) ternyata berawal dari ketersinggungan korban setelah Jef menegur sakit asmanya yang sedang kambuh.
Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli mengatakan peristiwa berdarah ini bermula saat keduanya menjaga alat berat jenis exavator di lokasi galian C, Jalan Tjilik Riwut Km 15, Sabtu (12/8/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.
Dalam menjaga alat berat itu, mereka juga membawa senjata tajam untuk berjaga-jaga. Sekitar pukul 23.00 WIB, sakit asma korban kambuh. Pelaku lalu menegur agar napasnya dikurangi.
Korban tersinggung dan mengatakan bahwa dirinya orangtua. Sempat terjadi perdebatan lalu korban mengambil mandau dan pulang ke rumah menggunakan motor.
Sekitar pukul 01.00 WIB, pelaku pulang ke rumah dan mengambil mandau. Dia kemudian mendatangi rumah korban dengan maksud untuk meluruskan masalah. Sesampai di depan rumah korban, pelaku meletakan mandau di teras rumah korban.
"Setelah itu pelaku mengetok pintu rumah korban. Korban membuka pintu, lalu memukul pelaku, tapi ditangkis menggunakan tangan kiri sambil menundukan badan. Saat itu pelaku spontan mengambil mandau yang diletakan di teras rumah korban lalu menusukan sekali ke perut korban," tutur kapolres. (BUDI YULIANTO/B-6)
Ini Motif Pembunuhan di Komplek TPA Sampah Km 14
Bagikan:
PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan Plt Kepala KUA
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
Komentar (0)
Memuat komentar…







