BORNEONEWS, Sampit - Kepedulian pemuda sejak dini dalam pencegahan dan penanggulangan berbagai bencana di sekitar mereka sangat penting, seperti yang diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Sutoyo.
Anggota Paskibra Kotim, Minggu (13/8/2017) malam mendapat kesempatan mendengarkan penjelasan dari Sutoyo yang menjadi narasumber memberikan pemahaman tentang penanggulangan bencana.
"Dalam kesempatan itu banyak yang saya jelaskan terkait penanggulangan bencana yang harus dimulai dari lingkungan rumah, sekolah, kampus dan di mana mereka berkerja nantinya," kata Sutoyo, Senin (14/8/2017).
Di mana revolusi mental para pemuda pemudi khususnya calon paskibraka sangatlah penting karena mereka adalah orang-orang yang terpilih dari yang terbaik di masing-masing sekolah yang nantinya menjadi penerus daerah ini atau bangsa Indonesia.
"Karena kalau bukan mereka, kita semua siapa lagi yang menjaga bumi yang merupakan rumah kita dan kalau yang namanya rumah kita berarti tanggungjawab kita untuk menjaganya supaya terhindar dari berbagai bencana," cetus Sutoyo.
Dijelaskan Sutoyo, rasa kepedulian pemuda terhadap penderitaan org lain sekarang ini mulai merosot karena tergerus oleh hadirnya teknologi modern, maka oleh sebab itu semua harus menanamkan sejak dini rasa dan jiwa kepeduliannya.
Itu bisa didapat jika aktif dalam kegiatan organisasi kemasyarakatan yang ada disekita seperti PMI, Karang Taruna,KNPI, Pramuka dan organisasi kepemudaan lainnya. (NACO/B-5)








