BORNEONEWS, Palangka Raya - Politisi PDIP Sigit K Yunianto menyebut bahwa harusnya gelaran Palangka Fair lebih menonjolkan peran produk usaha kecil atau UMKM. Hal itu untuk menumbuhkan peningkatan daya saing.
Selain itu, momen Palangka Fair dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari upaya penting pemerintah kota dalam membantu pengembangan usaha kecil melalui pameran sebagai media promosi.
"Jelas bila saja pelaku usaha atau UMKM yang menonjol dalam Palangka Fair, tentu dari sudut pandang perputaran ekonomi ataupun peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil akan lebih terbantu," ungkap Sigit yang juga menjabat sebagai ketua DPRD Kota Palangka Raya, Selasa (14/8/2017).
Ia mengatakan, produk yang dihasilkan oleh industri rumah tangga maupun UMKM di Kota Palangka Raya sejatinya mampu bersaing dipasaran. Bahkan bisa memiliki pangsa pasar tersendiri.
"Namun minimnya atau bahkan tidak banyaknya jumlah pelaku usaha kecil atau UMKM yang begerak dalam bidang kuliner dan kerajinan yang dilibatkan dalam pegelaran even Palangka Fair, membuat akan sulit mengukur sejauh mana perkembangan produk lokal dari usaha kecil itu," imbuhnya.
Sigit menilai, stan saat pelaksanaan Palangka Fair lebih didominasi instansi atau dinas. Sedangkan pelaku usaha kecil atau UMKM yang ikut berpartisipasi sangat sedikit.
"Maka dari itu, inilah yang harus dievaluasi. Tahun depan kita berharap panitia lebih memunculkan produk dan pelaku UMKM sebagai skala prioritas kegiatan tahunan Palangka Fair daripada pameran dinas," pintanya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








