BORNEONEWS, Sampit - Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) segera memanggil pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD), karena pembayaran insentif panitia pemilihan kepala desa (Panpilkades) sampai saat ini mandek.
"Itu sudah dianggarkan, untuk apa lagi tidak dibayar, segara bayar jangan beralasan lagi," kata Ketua Komisi I DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo, Selasa (15/8/2017).
Handoyo meminta agar insentif dibayar, karena dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap pelaksanaan Pilkades serentak yang dilaksanakan pada 21 Oktober 2017.
"Yang dibayar baru dua bulan, yang belum terbayar justru banyak masih 4 bulan," kata politisi Partai Demokrat tersebut.
Dari itu menurut Handoyo dalam waktu dekat mereka akan menjadwalkan pemanggilan terhadap DPMPD. Untuk mempertanyakan apa sebab sehingga insentif panpilkades tidak dituntaskan.
Handoyo tidak ingin pelaksanaan Pilkades terganggu gara-gara DPMPD yang tak memperhatikan insentif mereka tersebut. "Bagaimana mereka mau bekerja kalau insentif mereka tidak diperhatikan," tandas Handoyo. (NACO/B-5)
Insentif Panpilkades Mandek, DPRD Segera Panggil DPMPD Kotim
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







