BORNEONEWS, Kasongan - Anggota DPRD Kabupaten Katingan Fahmi Fauzi mengatakan, saat ini masih banyak warga di daerahnya yang belum merdeka.
"Dari 154 desa dan tujuh kelurahan di Kabupaten Katingan, masih banyak warga di wilayah itu yang belum merdeka dari akses transportasi, akses listrik maupun akses insfrastruktur jalan," ujar Fahmi Fauzi disela menghadiri rapat paripurna istimewa mendengar pidato kenegaraan Presiden RI menjelang HUT RI di Gedung DPRD Katingan, Rabu (16/8/2017).
Dari pantauannya selama ini, kata Fahmi Fauzi, tidak jarang wilayah desa yang masih terisolasi karena tidak ada akses jaringan telekomunikasi.
Pun demikian dengan akses jalan dan kendaraan maupun penerangan alias lstrik.
Hal itu, ujar anggota Komisi I DPRD Katingan ini adalah menjadi tanggungjawab pemerintah kedepannya agar daerah-daerah itu tidak lagi terisolasi dari berbagai hal.
Memang, kata Fahmi Kabupaten Katingan baru berumur 15 tahun sebagai kabupaten definitif hasil pemekaran dari Kabupaten Kotim.
Namun jangka waktu yang sudah tidak muda lagi ini seharusnya sudah dapat lebih maju. "Dari hasil kunjungan saya ke berbagai wilayah mulai dari hilir sampai ke hulu, masih banyak daerah-daerah itu yang terisolasi baik insfrastruktur jalan, listrik maupun telekomunikasi," imbuh Fahmi Fauzi. (ABDUL GOFUR/B-5)








