BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur, H Supian Hadi menegaskan, tahun 2018 mendatang masyarakat Kotim harus benar-benar merasakan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis. Bahkan, pelayanan kesehatan dan pendidikan harus merata hingga ke pelosok-pelosok.
Salah satu upaya yang dilakukan dengan menyiapkan dokter hingga ke pelosok. "Kita akan siapkan insentif Rp30 juta untuk dokter umum, dan spesialis Rp50 juta jika siap ditempatkan di daerah," kata Supian, dalam resepsi kenegaraan di lapangan tenis indoor Stadion 29 Nopember Sampit, Kamis (17/8/2017).
Menurut Supian, banyak dokter yang lebih memilih daerah lain karena tunjangan yang disiapkan lebih besar. Untuk menarik minat tenaga kesehatan itu, Pemerintah Daerah menurutnya akan menyiapkan tunjangan yang besar juga.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan, bahkan Supian juga menjanjikan tunjangan lebih bagi bidan maupun perawat yang mau bertugas di pelosok. "Selain itu Pak Sekda, jangan ada lagi anak-anak berkeliaran saat jam sekolah. Anak-anak kita harus sekolah, karena mereka adalah penerus bangsa kita," tegas Supian.
Supian tidak ingin masih mendengar permasalahan tentang biaya kesehatan dan pendidikan. Ia menegaskan pendidikan dan kesehatan gratis harus benar-benar terlaksana. (NACO/B-2)
Bupati Kotim : Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan 2018 Harus Gratis
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Jalan Tjilik Riwut Ujung Landasan Bandara H Asan Sampit Ditutup Permanen
Santri Era Modern Dituntut Kuasai Teknologi dan Ekonomi Kreatif
Kepsek Sekolah Negeri di Kotim Terancam Diganti Jika Terjadi Perundungan
Prihatin Anak Trauma akibat Perundungan, Bupati Kotim Tegaskan Peran Guru dan Orang Tua
Ketersediaan Air Bersih Terbatas Dampak Kemarau, Kelurahan Mentawa Baru Hilir Distribusikan Air Bersih untuk Warga
Bupati Kotim Minta Psikolog Dampingi Anak Korban Perundungan
Komentar (0)
Memuat komentar…







