BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara sudah mengucurkan dana hibah sebesar Rp5 miliar kepada Universitas Palangkaraya (UPR) untuk membiayai studi 10 mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK).

Tetapi, dalam rapat kerja Komisi I dan II DPRD Barito Utara dengan pihak eksekutif, Jumat (18/8/2017), terungkap bahwa ada sejumlah orang tua mahasiswa yang mengeluhkan anak mereka belum menerima seluruh beasiswa yang dijanjikan, yakni sebesar Rp125 juta per tahun.

“Dari keluhan para orang tua mahasiswa kepada anggota DPRD, bahwa mereka belum menerima beasiswa yang dijanjikan,” turut pimpinan rapat Taufik Nugraha.

Keluhan tersebut, kata dia, menjadi dasar DPRD menggelar rapat kerja dengan agenda membahas beasiswa mahasiswa FK-UPR. Sayangnya, dalam rapat itu tidak ada seorang pun orang tua atau mahasiswa yang hadir.

“Kami mendapat informasi Pemkab Barito Utara masih punya beban kerja soal mahasiswa kedokteran yang belum selesai,” kata Taufik Nugraha. (RAMADANI/B-3)