BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Masih dalam suasana HUT kemerdekaan RI yang ke-72, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kuala Kapuas, Muhammad Mirza, berharap Pemkab Kapuas membuat inovasi untuk meningkatkan potensi para pemuda.
Ia mengaku, sedih melihat kondisi para pemuda saat ini yang banyak terjerumus dalam pergaulan bebas dan narkoba. "Namun dalam momentum kemerdekaan RI yang ke-72 ini kita cukup merasa bahagia, di mana persatuan dan kesatuan tetap terjaga dengan baik," ungkap Mirza, Jumat (18/8/2017).
Akan tetapi, katanya, kemerdekaan masih belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Terutama para pemuda di Kabupaten Kapuas. Pasalnya, generasi muda Kapuas saat ini dijajah oleh narkoba dan pergaulan bebas.
Oleh karena itu, sambungnya, harus ada langkah yang strategi jitu dari pemerintah kabupaten dan aparat penegak hukum untuk memberantas hal itu. "Harus ada tindakan untuk mengantisipasi hal tersebut," ucapnya.
Di samping itu, kata mahasiswa yang mengambil jurusan ilmu hukum tersebut, harus ada peraturan yang tegas bagi pengedar barang-barang haram. "Setidaknya memberikan efek jera kepada para pengedar, tidak hanya dijerat dengan Undang-Undang Kesehatan, tapi harus ada peraruran hukum yang harus dibuat pemerintah daerah untuk memberantas peredaran obat-obatan seperti zenith," pungkasnya. (HAMDI/B-3)








