BORNEONEWS, Sampit - Sedikitnya ada enam ruang yang hangus terbakar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (19/8/2017) tengah malam, pukul 23.45 WIB. Yakni ruang kepala sekolah, tata usaha, bidang konseling, dan tiga ruangan kelas. Musibah kebakaran itu berhasil dipadamkan Minggu (20/8/2017) dini hari, pukul 01.45 WIB, dua jam setelah kejadian.

 

"Dari hitungan kami ada enam ruangan yang terbakar. Tiga di antaranya merupakan ruang belajar murid," ujar Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sampit, Rihel, usai melakukan pemadaman terhadap kebakaran tersebut, Minggu (20/8/2017). 


Api pertama kali muncul dari atas atap ruang TU, menjalar ke ruang lainnya hingga semua hangus terbakar. Beruntung tidak menjalar ke rumah warga yang berada di sampingnya.


"Ia api pertama kami lihat dari atap di ruang TU. Mulanya hanya asap, namun dalam beberapa menit langsung muncul api besar dan menjalar ke tempat lainnya," ujar salah satu warga yang melihat kejadian itu. 


Menurut Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim, Rihel, pihak Damkar Kotim menerjunkan empat buah unit mobil, yang terus mengisi air dalam kurun waktu sekitar 15 menit, guna melakukan pemadaman. "Memang ada empat buah mobil pemadam yang kami terjunkan, namun silih berganti untuk mengisi airnya." 


Rihel menyebutkan, selain dari Damkar, pemadaman juga dilakukan oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, dan pemadam swadaya. (MUHAMMAD HAMIM/N).