BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran yang mengahanguskan tiga ruang kelas, ruangan tata usah, bimbingan konselin, dan juga kepala sekolah Madrasah Aliah Negeri (MAN) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diharapkan segera diperbaiki.
Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah masyarakat, yang mena mengharapkan agar aktivitas belajar mengajar di sekolah yang merupakan salah satu favorit di Kota Sampit ini tidak terganggu.
"Pemerintah harus bergerak cepat, bagaimanapun caranya. Karena ini merupakan kepentingan masa depan anak-anak kita," ujar Fitriadi, salah satu warga sekitar, Minggu (20/8/2017).
Dirinya juga mengatakan bahwa pemerintah harus bisa mengatasi hal tersebut. Baik itu hanya dengan memasang tenda atau lainnya. Agar murid yang memang klasnya terbakar tetap bisa belajar seperti murid lainnya pada Senin (21/8/2017).
Selain itu, dirinya juga berharap bahwa kebakaran tersebut bukan karena di bakar, dan memang akibat konsleting listrik. Namun hal itu harus dipastikan dengan pemeriksaan mendalam oleh aparat kepolisian.
"Ya mudah-mudahan ini murni karena konsleting listrik, bukan karena dibakar. Sehingga kami tidak khawatir hal yang sama terjadi di sekolah lain," terang Fitriadi.
Harapan tersebut bukan tanpa sebab, dimana dirinya tidak ingin akibat adanya teror tersebut bisa merugikan dan menjadi kekhawatiran baik masyarakat, guru-guru sekolah, hinggabpara siswa. "Kami tidak ingin teror di Palangka Raya juga terjadi di Kota Sampit, dan kebakaran di MAN itu murni karens konsleting listrik," harap Fitriadi. (MUHAMMAD HAMIM/B-8)
Masyarakat Berharap Ruangan Sekolah Terbakar Segera Diperbaiki
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Landa Permukiman Padat di Gang Andalas Batulicin
Kebakaran Melanda Kawasan Padat Alalak Selatan Banjarmasin
Dua Pemuda Meninggal Dunia Akibat Terjebak Kebakaran Rumah
Kebakaran Melanda Kawasan Padat Simpang Belitung Banjarmasin
Lahan di Tol Lingkar Selatan Banjar Terbakar Hebat
Kebakaran Melanda Rumah Warga di Griya Ulin Permai Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







