BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran yang menghanguskan enam ruangan di Madrasah Aliah Negeri (MAN) Sampit pada Sabtu (19/8/2017) malam lalu, sangat berdampak pada aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Pihak sekolah terpaksa meliburkan para pelajar karena masih ada sesuatu dan lain hal di sekolah tersebut.
"Iya hari ini diliburkan dulu sekolah hingga besok Selasa (22/8/2017)," ujar salah satu guru MAN Sampit Idris, Senin (21/8/2017).
Sekolah tersebut diliburkan karena hari ini sampai besok rencananya ada tim laboratorium forensik (labfor) yang akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah tersebut. "Iyaa ada tim labfor, jadi kami liburkan aja dulu," kata Idris.
Saat ini, para guru sudah masuk semua untuk rapat internal, terkait dengan musibah kebakaran tersebut. Selain itu, untuk mengatur ruangan yang rencananya akan dipakai para siswa belajar.
"Mudah-mudahan, pada Rabu (23/8/2017) itu tidak ada hal yang tidak diinginkan. Dan sekolah bisa beraktivitas seperti biasanya," terang Idris.
Sedikitnya ada enam ruangan yang terbakar. Tiga ruangan kelas, ruangan kepala sekolah, ruang TU, dan ruang BK. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)
MAN Sampit Diliburkan Selama Dua Hari
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Truk Kontainer Tabrak Kios di Muara Selan Banjar, Dua Orang Luka
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Komentar (0)
Memuat komentar…







