BORNEONEWS, Sampit - Pelantikan pergantian antarwaktu (PAW) anggota fraksi Golkar di DPRD Kotim, Supriadi dan Sarjono, Senin (21/8/2017) nampaknya tidak "direstui" oleh PLN Sampit. Pasalanya saat acara pelantikan dimulai saat pembacaan surat keputusan PLN sempat padam dua kali.

Sontak saja kejadian itu membuat kekesalan Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli. "Apa PLN seperti ini, padam terus," kata Jhon tampak kesal.

Bahkan kejadian listrik padam tidak hanya saat acara dimulai saja, sebelum pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, tiba-tiba listrik hidup padam, sehingga membuat kegiatan yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB molor hingga ke pukul 10.30 WIB.

Bahkan para tamu undangan yang hadir juga kesal. Mereka sempat kecewa dengan PLN lantaran dinilai sengaja karena beberapa menit padam dan beberapa menit mati. "Bagaimana PLN ini padam, malu Bupati seperti ini," kata Supriadi saat diacara pelantikan itu.

Pelantikan Supriadi dan Sarjono dilaksanakan di aula rapat paripurna yang Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli. Ikut hadir Bupati Kotim Supian Hadi dan Wakilnya Taufiq Mukri.

Supriadi merupakan pengganti Otjim Supriatna yang di-PAW akibat terjerat kasus korupsi, sedangkan Sarjono menggantikan Dewin Marang yang meninggal. Keduanya merupakan anggota Fraksi Golkar. (NACO/B-6)