BORNEONEWS, Palangka Raya - Status media sosial terkait keluhan Ketua DPW Partai Nasdem Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Adjeh terkait keterlambatan pencetakan KTP milik putranya akhirnya sampai juga kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Zulhikmah Ravieq hingga ia membalas dengan berkomentar pada status yang ditulis Farida.
"Bu Zulhikmah berhentilah membuat pembenaran-pembenaran atas kinerja yang memang tidak bisa disebut baik," kata Farida dalam salah satu dari beberapa statusnya yang membahas persoalan ini.
Zulhikmah kemudian menulis di kolom komentar atas keluhan-keluhan yang ditulis Farida melalui statusnya.
"Jika ada sesuatu yang menurut anda kurang PAS hayo silahkan ibu datang ke kantor kami. Kami akan jelaskan permasalahan bagaimana proses sebuah KTP-el," tulis Zulhikmah sebagai pembuka.
Zulhikmah memang memuat beberapa huruf kapital dalam kata yang menurutnya menjadi penegasan dalam forum terbuka yang bisa dilihat orang banyak tersebut.
"Bahkan data-data tunggakan pencetakan yang hampir 25 ribuan (sebelumnya 30 ribuan, sudah tercetak 5 ribu). Setelah ibu mengetahuinya, saya yakin ibu akan menyesal telah memberikan komentar seperti itu," tambahnya.
Sementara itu menanggapi terkait pegawai tidak tetap (PTT) yang juga ikut disebut-sebut Farida, Zulhikmah menulis bahwa tidak ada yang gajinya dibayarkan tiga bulan sekali.
Menurut Zulhikmah semua PTT dibayar sesuai UMK Palangka Raya dan langsung masuk ke rekening masing-masing.
"Masalah jabatan, saya sangat paham bahwa jabatan itu amanah. Saya sudah 32 tahun sebagai PNS dan pengangkatan saya dijabatan bukan karena KKN atau yang sejenisnya," kata Zulhikmah menanggapi tulisan Farida terkait pegawai titipan yang tidak memiliki kapasitas melainkan hanya mengandalkan koneksi.
Intinya, lanjut Zulhikmah, dirinya menganggap bahwa Faridawaty adalah seorang yang berpendidikan dan sangat mudah memahami jika memang mau berusaha untuk memahaminya.
"TERNYATA pemahaman saya tentang anda menjadi TERBANTAI. LEWAT JALUR INI SAYA MENGUNDANG ANDA UNTUK DATANG KEKANTOR KAMI. KEDATANGAN ANDA KAMI TUNGGU. Saya/kami tidak bermaksud melakukan pembenaran atau pembelaan. Kami akan senang sekali mendapatkan kritikan dan saran jika disampaikan dengan SOPAN, BERETIKA dan BERMARTABAT. TERIMAKSIH IBU YANG TERHORMAT?" tutup Zulhikmah tegas. (TESTI PRISCILLA/B-6








