BORNEONEWS, Sampit - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus bertambah tiap bulannya. Bahkan hingga Juli 2017 saja, tercatat ada 613.052 jiwa yang masuk dalam peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Sampit.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sampit Tarmuji mengatakan jumlah peserta terus bertambah. Termasuk peserta yang didaftarkan dan diintergrasikan dengan program JKN-KIS oleh pemerintah kabupaten.

"Untuk jumlah 613.052 jiwa tersebut sudah termasuk peserta yang didaftarkan pemerintah kabupaten masing-masing," ujar Tarmuji, Selasa (22/8/2017).

Peserta yang di daftarkan pemerintah itu meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui program Pro Sehati yakni sebanyak 3.432 jiwa, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat sebanyak 19.425 jiwa, Kabupaten Lamandau mencapai 3.843 jiwa, Kabupaten Seruyan sebanyak 9.750 jiwa, dan Kabupaten Sukamara 6.929 jiwa.

Dengan terus bertambahnya peserta tersebut, pihaknya juga berterimakasih kepada pemerintah daerah yang sudah berkomitmen menyukseskan program tersebut. Baik itu dalam bentuk pembiayaan maupun akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan.

"Ke depan kami berharap peran pemkab semakin optimal baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan kesehatan. Sehingga derajat kesehatan masa semakin meningkat," kata Tarmuji.

Dengan makin banyaknya jumlah peserta yang terdaftar di BPJS Kesehatan ini juga menjadi perhatian pihaknya. Bahkan saat ini fasilitas yang bekerjasama juga terus ditambah. Untuk cabang Sampit sendiri telah bermitra dengan 121 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Yang terdiri atas 65 puskesmas, 29 dokter peraktik perorangan, dua dokter praktik gigi, dan sebanyak 25 klinik pratama. Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL), yang terdiri atas 6 rumah sakit di lima kabupaten di wilayah kerja Kantor Cabang Sampit. Yakni tiga RSUD klas D, dua RSUD klas C, dan satu RSUD klas B.

"Kami juga bekerja sama dengan tujuh apotek, dan juga lima optik," terang Tarmuji.

Dengan adanya hal itu, maka para peserta tidak usah khawatir untuk berobat menggunakan kartu JKN-KIS, karena hampir semua rumah sakit yang berada di wilayah BPJS Cabang Sampit sudah bisa digunakan untuk memakai kartu tersebut.

Selain hal tersebut, bagi masyarakat yang belum terdaftar di JKN-KIS, maka segera melaporkan dan melakukan registrasi. Pendaftaran bisa dilakukan di mana saja. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)