BORNEONEWS, Muara Teweh - BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh menggelar Public Expose capaian kinerja di Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Selasa (22/08/2017).

Kepala Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Dewi Kurnia Wijayati mengatakan, pencapaian kinerja program JKN-KIS untuk BPJS Kesehatan Kantor Cabang Muara Teweh yang mencakup Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, dan Murung Raya, terus mengalami peningkatan.

Sampai dengan 30 Juni 2017, jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh mencapai 265.053 jiwa. Termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan program JKN-KIS oleh Pemerintah Kabupaten Barito Selatan sebanyak 8.184 jiwa, Pemerintah Kabupaten Barito Utara 50.259 jiwa, Pemerintah Kabupaten Barito Timur 15.881 jiwa, dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya 2.000 jiwa.

Penambahan jumlah peserta diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerjasama. Saat ini Kantor Cabang Muara Teweh telah bermitra dengan 73 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang terdiri atas 53 puskesmas, 8 dokter praktik perorangan, 1 dokter praktik gigi perorangan, dan 11 klinik pratama.

Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh juga telah bekerja sama dengan sembilan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas empat rumah sakit, dua apotek, serta tiga optik.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah terhadap komitmen untuk menyukseskan program JKN-KIS. Selain komitmen dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan, ke depan kami harapkan peran pemerintah daerah juga makin dioptimalkan baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat, bersama-sama memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS, serta cakupan kepesertaan yang makin luas sehingga dapat terwujudnya Universal Health Coverage atau cakupan semesta di tahun 2019,” ujar Dewi Kurnia Wijayati. (RAMADANI/B-3)