BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tiga Kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dianggap rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Di antaranya daerah pesisir dan pemukiman di Kecamatan Kumai, di jalur Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam) Kecamatan Arut Selatan dan Kecamatan Kolam," jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Hermon F Lion, Kamis (24/8/2017).
Selain mengungkapkan daerah rawan karhutla tersebut, kebiasaan masyarakat dalam membersihkan dan membuka lahan juga berpotensi menimbulkan kebakaran. "Biasanya saat masyarakat membersihkan lahan untuk kebun, seringkali daun dan rumput yang dibersihkan tersebut ditumpuk dalam beberapa gundukan dan kemudian dibakar," terang Hermon.
Meski akibat aktivitas tersebut tidak sampai terjadi karhutla, tim patroli tetap mengingatkan masyarakat yang sedang membersihkan atau membuka lahan perkebunan tersebut agar menjaga gundukan daun hasil membersihkan lahan agar api tidak menjalar dan dapat terkendali.
"Paling tidak di sekeliling gundukan daun-daun bekas pembersihan lahan yang dibakar dibuat batasan agar api tidak menjalar ke sana ke mari tidak terkendali hingga menyebabkan karhutla," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)
Tiga Kecamatan di Kobar Rawan Karhutla
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Komentar (0)
Memuat komentar…







