BORNEONEWS, Kasongan - Anggota DPRD Kabupaten Katingan, M Efendi, menyuarakan keprihatinannya dengan kondisi sejumlah perangkat perekaman KTP elektronik yang rata-rata sudah uzur alias tua.
Apalagi, ribuan warga Katingan mulai dari wilayah Selatan hingga Utara, masih belum melakukan perekaman KTP elektronik tersebut.
"Kemarin saya lihat ada statemen dari Dinas Dukcapil masalah perangkat perekaman. Seperti server banyak bermasalah sehingga perekaman KTP elektronik terganggu," kata M Efendi, Kamis (24/8/2017).
Untuk itu, M Efendi meminta kepada pemerintah daerah mencari solusi agar permasalahan itu tidak terus berlanjut. "Sebentar lagi kan ada perubahan anggaran di APBD. Dan seharusnya itu bisa dianggarkan di APBD perubahan tersebut," kata M Efendi.
Sebab, ujar M Efendi KTP elektronik adalah kebutuhan masyarakat luas. Berkaitan dengan itu, pihaknya juga meminta di beberapa kecamatan yang tidak bisa melakukan perekaman, harus diperhatikan.
"Kasihan ketika ada warga di pedalaman yang harus melakukan perekaman di Kasongan. Sebab memerlukan biaya yang tidak sedikit," pungkasnya. (ABDUL GOFUR/B-11)








