BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Nono mendorong agar masyarakat bisa mengembangkan sektor peternakan sapi di Kabupaten Kotim, karena ia melihat potensi pakan yang berlimpah.
Dikatakan Nono, upaya mencapai swasembada daging di Kotim terbuka lebar, dari itu program peternakan yang belum maksimal agar digalakan.
"Pemerintah memberikan bantuan sapi harus dikawal dan dibina, agar bisa dikembangkan dengan baik," kata politisi partai Hanura tersebut, Jumat (25/8/2017).
Menurut Nono kelompok peternak yang dibentuk harus dikelola dengan baik. "Misalnya ada kelompok yang diberikan gagal mengembangkannya jangan diberi lagi, cari kelompok lain," tegasnya.
Karena menurut Nono bantuan dari pemerintah harus dikembangkan sehingga Kotim tidak lagi berketergntungan sapi dengan daerah lain seperti sekarang ini.
Dijelaskan Nono di Kotim bnyak warga yang siap mengembangkan sapi namun sayang mereka tidak punya modal, dari itu jika pemerintah ingin serius mengembangkan ekonomis dari sekarang sektor peternakan harus dikembangkan.
"Selamaa ini kita sulit nampaknya mengembangkan peternakan sapi, padahal bantuan sering saja diberikan," pungkas sekretaris DPD Hanura Provinsi Kalteng ini. (NACO/B-5)








