BORNEONEWS, Sampit - Jalan menuju Desa Tanjung Jariangau Barat, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), rusak parah akibat diguyur hujan selama beberapa hari terakhir.

Badan jalan saat ini hampir tidak bisa dilalui karena telah berubah menjadi kubangan lumpur. Kerusakan itu mencapai sekitar 1 kilometer.

"Rusak sekali jalannya saat kami melintas. Padahal Hari Raya Idul Adha tinggal beberapa hari lagi. Jalan itu biasanya padat dilalui warga," kata Dias Manthongka, warga Desa Tanjung Jariangau Barat, Sabtu (26/8/2017).

Menurut Dias, beberapa kendaran khususnya roda empat sempat beberapa kali terjebak di jalan bak kubangan itu. Karenanya, ia dan warga lainny berharap jalan itu segera diperbaiki agar bisa dilalui.

"Terutama pihak perusahaan perkebunan sekitar, jangan biarkan jalan itu rusak parah. Apalagi mereka banyak saja mempunyai alat berat agar dibantu," tukas Dias.

Menurut dia, kerusakan di jalur itu sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat. "Kasihan masyarakat, aktivitas mereka terganggu. Karena jalan itu akses utama bagi mereka menuju ke daerah lain," pungkasnya. (NACO/B-3)