BORNEONEWS, Sampit - Tokoh masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, Dias Manthongka, meminta Pemkab Kotim memperhatikan infrastruktur jalan di perdesaan, terutama di wilayah utara.
Jangan sampai kerusakan jalan di perdesaan dibiarkan bertahun-tahun, seperti yang terjadi di wilayah Desa Tanjung Jariangau, Kecamatan Mentaya Hulu.
Menurutnya, kondisi jalan yang memprihatinkan menjadi masalah besar bagi masyarakat perdesaan, terutama dalam melakukan aktivitas serta membawa hasil bumi.
Untuk itu, ia mendesak Pemkab Kotim segera memperbaiki jalan perdesaan dengan mengalokasikan anggaran pada tahun depan.
"Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang menjadi instansi teknis harus melihat kondisi ini. Jangan selalu berfokus terhadap infrastruktur di perkotaan," tegasnya.
Dias menuturkan, pemerataan pembangunan harus dilakukan supaya bisa dirasakan seluruh masyarakat. Salah satunya di bidang infrastruktur jalan.
"Selain itu, perusahaan perkebunan sekitar harus turut serta peduli dengan kondisi infrastruktur jalan masyarakat yang rusak. Karena hal itu salah satu kewajiban mereka juga," tandas tokoh adat di Kotim ini. (NACO/B-3)








