BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Handoyo J Wibowo mengapresiasi pemerintah desa yang telah memanfaatkan dana desa untuk kegiatan BUMDes.
Dari pengecekan mereka di lapangan, katanya, sudah banyak desa yang mengembangkan BUMDes. Tentu hal semacam ini harus terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi desa yang lain.
"Banyak desa yang mengembangkan BUMDes. Saatnya BUMDes dikembangkan. Apalagi dana desa sudah besar," tegas Wakil Rakyat dari dapil III ini, Sabtu (26/8/2017).
Pengembangan BUMDes bisa dilakukan dengan memberdayakan sektor pertanian, perkebunan, dan usaha kerajinan atau mikro lainnya. Seperti halnya di Desa Tinduk, Kecamatan Baamang, mereka mengembangkan sektor pengolahan air mineral kemasan.
"Daerah lain juga bisa melakukan seperti itu atau pengembangan sektor lain. Banyak saja usaha yang dibisa dikembangkan," tukas Ketua Komisi I DPRD Kotim ini.
Lanjut Handoyo, masyarakat harus bisa memanfaatkan dana desa. Mengingat sejak 2015 lalu dana yang dikucurkan sangat besar dan itu harus bisa dimanfaatkan dengan baik untuk pengembangan desa.
"Masyarat desa harus merubah paradigma. Jangan lagi selalu mengandalkan anggaran dari pemerintah kabupaten. Karena dana desa itu merupakan kucuran untuk meningkatkan pembangunan desa, jadi dana itulah yang harus dimanfaatkan," tegasnya. (NACO/B-3)








