BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng, Agustiar Sabran, menyampaikan bahwa organisasi adat itu harus bisa mandiri, profesional, dan modern dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sebagaimana visi-misi saya, menjadi DAD yang mandiri, modern dalam bingkai NKRI,” kata Agustiar ketika menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi DAD Kalteng di Hotel Dandang Tingang, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Sabtu (26/8/2017).

“Mandiri dalam arti tidak ketergantungan. Kalteng kaya. Tinggal kebersamaan kita. Tidak ada yang tidak bisa, tidak ada yang tidak mungkin. Semuanya pasti bisa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebudayaan dan kearifan lokal di Kalteng harus terus digaungkan. Sehingga, nilai-nilai dalam budaya di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila ini tidak pernah luntur. (BUDI YULIANTO/B-3)