BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada dua poin yang dibahas dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalteng di Aula Sahawong, Gedung KNPI Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 1 Palangka Raya, Sabtu (26/8/2017) malam.
Ketua DPD KNPI Kalteng, Fairid Naparin mengatakan, poin pertama yang dibahas yakni mendengarkan laporan hasil kegiatan oleh masing-masing DPD KNPI baik kota maupun kabupaten se-Kalteng, selama menjalankan roda organisasi. "Kedua, membahas verifikasi OKP yang sudah dikasih Dinas Kesbangpol Kalteng agar ditindaklanjuti," kata Fairid.
Calon Wali Kota Palangka Raya periode 2018-2023 ini menuturkan, ada 76 OKP yang hendak diverifikasi di Kalteng. "76 itu berdasarkan catatan hasil dari musyawarah daerah (Musda) beberapa tahun lalu. Jadi kita verifikasi ulang maksudnya pendataan ulang," ungkapnya.
Jumlah OKP bisa berkurang atau tidak disebutnya itu tergantung dari masing-masing OKP untuk mengurus kembali administrasinya. Menurutnya, hasil Rapimda itu nantinya sebagai langkah persiapan menghadapi musda yang akan datang. "Sehingga dalam musda nantinya sudah tidak ada lagi membahas verifikasi," ungkapnya.
Fairid berharap, KNPI di Kalteng tidak memunculkan dualisme seperti yang terjadi di provinsi lain. "Jangan sampai di Kalteng memunculkan dualisme seperti di Kalsel, Kalbar dan Kaltim," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-2)
Ini Poin yang Dibahas dalam Rapimda KNPI
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sejumlah Relawan Alami Sesak Napas saat Tangani Karhutla di SMAN 3 Kapuas
Tabrak Bundaran 0 Kilometer Sampit, Sopir Mini Bus Sepakat Biayai Perbaikan
Wamenaker: Standar Kompetensi yang Jelas Dukung Pengembangan SDM
Kabid SMP Dinas Pendidikan Palangka Raya Tekankan Evaluasi PJJ dan Penguatan Tata Kelola Sekolah
Kadinkes Kotim Tegaskan Belum Temukan Kasus Penyakit yang Spesifik Disebabkan Karhutla
Karhutla Hebat Kepung Jalan Pintas Sambangan Tanah Laut
Komentar (0)
Memuat komentar…







