BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Abdul Kadir merasa prihatin melihat kondisi perekonomian masyarakat saat ini. Sulitnya mencari lapangan pekerjaan memang menjadi pokok pembicaraan di tengah masyarakat.
"Apalagi dengan anjloknya harga komoditas unggulan saat ini semakin menambah sulitnya masyarakat," kata Kadir, Minggu (27/8/2017).
Bahkan lanjut Kadir, angka pengangguran bisa saja meningkat dari sebelumnya jika kondisi seperti ini tetap terjadi. Kemudian yang sangat dikhawatirkan angka kemiskinan bisa saja meningkat.
Menurutnya, persoalan kemiskinan di daerah ini tidak terlepas dari tannggungjawab pemerintah daerah, dari itu perlu kebijakan untuk mempemudah masyarakat dalam hal pendirian UMKM. Bisa dilakukan atau dengan menekan sektor swasta agar mempermudah pinjaman untuk usaha tersebut.
Sektor permodalan masyarakat saat ini memang masih lemah. DPRD pun mendorong agar masyrakat harus diberikan suntikan modal baik itu melalui perbankan, akan tetapi itu tentu harus didukung penuh pemerintah daerah.
Pemkab juga jangan malu mengakui kalau memang di satu desa itu banyak pengguran karena ini sangat penting untuk disampaikan. Dan jika ditutupi, rawan membawa dampak buruk ke depannya. (NACO/B-11)
"Apalagi dengan anjloknya harga komoditas unggulan saat ini semakin menambah sulitnya masyarakat," kata Kadir, Minggu (27/8/2017).
Bahkan lanjut Kadir, angka pengangguran bisa saja meningkat dari sebelumnya jika kondisi seperti ini tetap terjadi. Kemudian yang sangat dikhawatirkan angka kemiskinan bisa saja meningkat.
Menurutnya, persoalan kemiskinan di daerah ini tidak terlepas dari tannggungjawab pemerintah daerah, dari itu perlu kebijakan untuk mempemudah masyarakat dalam hal pendirian UMKM. Bisa dilakukan atau dengan menekan sektor swasta agar mempermudah pinjaman untuk usaha tersebut.
Sektor permodalan masyarakat saat ini memang masih lemah. DPRD pun mendorong agar masyrakat harus diberikan suntikan modal baik itu melalui perbankan, akan tetapi itu tentu harus didukung penuh pemerintah daerah.
Pemkab juga jangan malu mengakui kalau memang di satu desa itu banyak pengguran karena ini sangat penting untuk disampaikan. Dan jika ditutupi, rawan membawa dampak buruk ke depannya. (NACO/B-11)








