BORNEONEWS, Sampit - Melonjaknya pasien muntaber sepekan terakhir ini menyerang sejumlah balita hingga orang tua di wilayah Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur harus segera diatasi oleh petugas kesehatan setempat. Bahkan, pihak rumah sakit diminta untuk tanggap melayani pasien.

"Cepat ditangani kalau ada pasien masuk, kita tidak ingin nantinya ada keluhan dari pasien ada yang tidak terlayani," kata anggota DPRD Kotim, H Abdul Khalik, Senin (28/8/2017).

Tidak hanya itu, ketua Fraksi PKB-Hanura ini juga meminta kepada petugas kesehatan setempat untuk turun ke kampung-kampung secara langsung melihat kondisi warga di daerah mana saja yang banyak mengalami penyakit itu.

"Jangan sampai dengan ketidaktahuan para orang tua misalnya, anak mereka dibiarkan dan tidak dibawa ke rumah sakit, disinilah fungsi petugas kesehatan," ucap politisi PKB ini.

Masyarakat menurut anggota Komisi I DPRD Kotim ini harus terlayani dengan baik. Apalagi fasilitas kesehatan sudah ada di Kecamatan Parenggean, manfaat dari keberadaan itu harus benar-benar dirasakan masyarakat.

"Selain itu kami juga meminta agar masyarakat menjaga kesehatan lingkungan sekitar, apalagi dengan kondisi seperti sekarang ini, rawan sekali terserang penyakit, kadang hari panas, kadang hujan, kondisi cuaca tidak menentu," ucap Alex.

Petugas kesehatan harus aktif turun ke lapangan, untuk terus menyosialisasikan kepada masyarakat, agar selalu menjaga lingkungan. Apalagi di tengah kondisi saat ini setelah puluhan balita hingga orang tua sejak sepekan terakhir mengalami muntaber. (NACO/B-2)