BORNEONEWS, Sampit - Tokoh muda di Kabupaten Kotawaringin Timur, Anton Al Sudani mendesak aparat di Kabupaten Kotim untuk menertibkan truk yang masuk kota, mengingat larangan itu sudah lama diinstruksikan oleh Pemkab Kotim. "Baik itu penertiban dari Dinas Perhubungan atau aparat kepolisian setempat," kata Anton, Senin (28/8/2017).
Menurut Anton, belakangan ini truk masuk kota sudah sangat mengganggu, bahkan dikhawatirkan akan kembali memakan korban seperti sebelum-sebelumnya. "Jangan terbiasa setelah ada instruksi Bupati atau ada kecelakaan baru bertindak, ini yang tidak kami inginkan," ujar mantir adat tersebut.
Menurut Anton, Pemkab Kotim harus serius, mengingat larangan tersebut sudah lama disampaikan melalui edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Kotim agar tidak ada lagi truk masuk kota.
Meski begitu, edaran itu baru beberapa bulan saja dilakukan, setelah itu tidak ada lagi penertiban. Alhasil truk kembali lagi masuk kota, mulai dari truk CPO, material maupun angkutan barang.
"Kami minta setiap aturan yang dikeluarkan agar tetap diawasi, lihat jalan kita dengan cepat rusak akibat truk bebas masuk kota dengan bobot di atas kemampuan jalan kita," pungkasnya. (NACO/B-2)
Warga Minta Aparat di Kotim Tertibkan Truk Masuk Kota
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







