BORNEONEWS, Sampit - Wabah demam berdarah mulai menghantui masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur. Sejumlah pasien penyakit itu mulai dirawat di rumah sakit.
Mengantisipasi hal tersebut, pemkab sudah turun ke rumah sakit mengecek pasien yang mengalami demam berdarah. "Laporan yang kita dapatkan sudah ada yang masuk di rumah sakit dr Murjani Sampit dan rumah sakit Kecamatan Parenggean," kata Plt Sekda Kotim, H Hlikinnor, Senin (28/8/2017).
Halikinnor menjelaskan, pasien yang dirawat di rumah sakit dari hasil diagnosa mengalami gejala demam berdarah, sementara di Parenggean dirawat akibat demam berdarah. "Namun berapa jumlah detail pasien yang terkena demam berdarah masih belum diketahui," jelas Halikinnor.
Menurut Halikinnor, petugas akan turun untuk mengecek alamat pasien, berasal dari mana saja pasien demam berdarah yang kini sedang menjalani perawatanan tersebut. Bahkan ia sudah mengintruksikan agar dilakukan pembersihan lingkungan.
"Saya juga sudah minta agar dilakukan pengasapan, baik itu di kota maupun di desa-desa sebagai bentuk antisipasi apalagi sudah ada yang terkena," ucap Halikinnor.
Terkait informasi banyaknya pasien yang dirawat di rumah sakit Parenggean, lanjut Halikinnor, sudah dilakukan pengecekan untuk memastikan. Jika memang benar, mereka meminta agar sebagian dirujuk di rumah sakit dr Murjani Sampit. (NACO/B-2)
Demam Berdarah mulai Hantui Masyarakat Kotawaringin Timur
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DLH Kotim Perjuangkan Pembangunan Laboratorium Lingkungan untuk Dongkrak PAD
Bupati Kotim Ajak Perbanyak Doa Minta Hujan saat Karhutla Belum Reda
Penjual Nanas Dialihkan ke Lingkar Utara setelah Jalan Ujung Landasan Bandara H Asan Sampit Ditutup
Pembenahan Dermaga Inhutani Terkendala Aset, Dishub Kotim Rencanakan Bangun Halte Sungai Sampit-Seranau
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Warga Mulai Beradaptasi dengan Jalur Baru Setelah Jalan Tjilik Riwut Ujung Bandara Haji Asan Ditutup Permanen
Komentar (0)
Memuat komentar…







