BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sutik menyebut masih banyak oknum ASN di Kotim ditemukan keluyuran pada jam kerja.
"Sering kita lihat berpakaian dinas. Apakah itu statusnya ASN atau tenaga kontrak," kata Sutik, Senin (28/8/2017).
Pegawai yang mengenakan pakaian dinas itu kerap kali ditemukan di areal pasar hingga warung pinggir jalan. Tentu hal ini jadi perhatian dan harus ditertibkan.
"Harus ditertibkan kembali bagi ASN yang berkeliaran di jam kerja. Setidaknya adanya tindakan yang membuktikan ketegasan dari Pemkab Kotim melalui Satpol PP untuk menjaring ASN, baik itu yang keluyuran di daerah pusat perbelanjaran, warung dan kawasan lainnya," kata Sutik.
Dia mengatakan, Satpol PP punya peran dan tugas untuk menertibkan para pegawai yang tidak ada di tempat saat jam kerja. Belakangan ini, dia melihat Satpol PP Kotim mulai jarang menertibkan pegawai yang meninggalkan tugasnya pada jam kerja.
Oknum yang keluyuran itu disinyalir tidak hanya dari satu instansi. Tetapi mulai dari sejumlah instansi teknis dan juga yang bertugas sebagai guru.
"Kami meminta agar saat jam kerja digunakan untuk tetap di kantor. Sebab para pegawai memang ditugaskan untuk stand by di kantor untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (NACO/B-11)
Anggota Komisi III ini Sebut Banyak Pegawai Keluyuran saat Jam Kerja
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Rimbun Kritik Pemerintah Pusat Usai Agenda Menhut di Kotim Batal
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Komentar (0)
Memuat komentar…







