BORNEONEWS, Sampit - Kepengurusan PSSI Kabupaten Kotawaringin Timur sudah kedaluwarsa. Sehingga harus dilakukan kembali pemilihan kepengurusan baru. Terkait itu, KONI Kotim sudah meminta PSSI Kotim untuk segera menggelar musyawarah daerah (musda). Apalagi kegiatan sepakbola saat ini vakum.

"KONI tidak bisa mengambil alih, meski ada beberapa cabang olahraga yang dinaungi. PSSI kabupaten ada induknya di provinsi," kata Halikinnor, Senin (28/8/2017).

Koni hanya menyurati saja, setiap ada kepengurusan cabang olahraga yang kepengurusannya sudah habis. Persoalan ini memang sempat memicu saling lempar tanggung jawab beberapa waktu lalu.

Kepengurusan lama mengaku tidak bisa melakukan apa-apa lagi karena masa jabatan habis, sementara pengurus baru belum terbentuk. Sehingga KONI menyarankan untuk dicari inisiatornya, agar musda bisa terlaksana.

"Sudah ada inisiatornya, Pak Yasmin. Dia  yang mengumpulkan perwakilan kecamatan untuk memilih ketua baru dalam Musda ini nanti," tegasnya.

Plt Sekda Kotim ini berharap, pengurus PSSI Kotim yang baru bisa segera terbentuk agar kegiatan olahraga sepak bola diaktifkan lagi. Juga dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng 2018.(NACO/B-11)