BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur pada 2017 ini berupaya menuntaskan proses pinjam pakai kawasan. Sehingga pada 2018 seluruh proyek yang terhambat akibat terbentur kawasan mulai bisa berlangsung.
Menurut Plt Sekda Kotim, H Halikinnor, pengurusan pinjam pakai kawasan ini ditunjuk tim khusus di Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, pada APBD Perubahan dana yang dianggarkan rencananya untuk pengukuhan dan tata batas. "Informasi yang kami terima, tidak lama lagi BPK akan turun, mudah-mudahan 2017 ini clear sehingga 2018 kegiatan bisa kita lakukan," kata Halikinnor, Selasa (28/8/2017)
Selama ini, lanjut Halikinnor, pembangunan infrastruktur baik itu jalan sampai kegiatan pertanian terhambat akibat terbentur dengan status kawasan. Dari itu, ia berharap masalah ini segera rampung.
Harapannya, pembangunan yang sudah direncanakan bisa dilaksanakan dengan baik, seperti halnya pembangunan jalan seberang penghubung tiga kecamatan, jalan pelosok di utara Kotim hingga kegiatan cetak sawah.
Akibat masalah ini juga, serapan anggaran sempat tidak tercapai. Untuk mengatasi itu, dana untuk kegiatan yang terbentur status kawasan akan dialihkan pada APBD Perubahan 2017 ini. (NACO/B-2)
2017 Pinjam Pakai Kawasan Tuntas, 2018 Proyek mulai Jalan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Kotim Siapkan X-Fire untuk Padamkan Kebakaran Lahan Gambut
Helikopter Water Bombing di Kuala Pembuang Diharapkan Bantu Padamkan Kerhutla Kotim
Bukan Hanya Asap Kiriman, Ini Penyebab Kabut Asap Kian Tebal di Sampit
DLH Kotim Perjuangkan Pembangunan Laboratorium Lingkungan untuk Dongkrak PAD
Bupati Kotim Ajak Perbanyak Doa Minta Hujan saat Karhutla Belum Reda
Penjual Nanas Dialihkan ke Lingkar Utara setelah Jalan Ujung Landasan Bandara H Asan Sampit Ditutup
Komentar (0)
Memuat komentar…







