BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah mengatakan program pemerintah pusat, e-Warung, dapat membantu meminimalisasi penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) yang kerap kali diberikan kepada masyarakat kurang mampu. "Melalui program tersebut, setidaknya manfaatnya dapat langsung dirasakan. Terutama untuk memenuhi kebutuhan warga miskin sehari-hari. Hal ini karena sifat program tersebut tidak bisa dibelanjakan, selain untuk membeli sembako," ungkap Mukarramah, Selasa (29/8/2017).
Karena kalau bersifat bantuan tunai, lanjut Mukarramah, penggunaannya kerap tidak sesuai yang diharapkan. "Sementara dengan besaran yang ditetapkan oleh pemerintah melalui e-Warong, maka warga penerima bansos dapat memenuhi atau membelanjakan bantuan secara bertahap oleh," pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah, Wuryanto mengatakan, ketentuan program e-Warung hanya boleh digunakan untuk membeli sembako sesuai ketentuan.
"Ini untuk mencegah penyalahgunaan bantuan. Jadi misalnya diberikan bantuan Rp200 ribu untuk membeli beras dengan e-Warung, maka dana itu memang hanya bisa dicairkan untuk membeli beras, tidak bisa ditukar dengan apapun. Harapan kita ini akan menjadi tepat sasaran. Tidak ada lagi bantuan untuk membeli beras malah digunakan untuk membeli baju misalnya," kata Wuryanto. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Program e-Warung Dapat Meminimalisasi Penyalahgunaan Bantuan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ekonomi Palangka Raya Terganggu, DPRD Minta Perhatian Pemerintah Pusat
DPRD Palangka Raya Terima Kunjungan DPRD Kotawaringin Barat
Pemerintah Pusat dan Daerah Jangan Saling Menyalahkan dalam Tangani Karhutla
Petani Rakumpit Gagal Panen Akibat Diserang Karhutla
50 Kepala Sekolah Plt, DPRD Palangka Raya Minta Wali Kota Segera Tetapkan Definitif
Karhutla Meluas, DPRD Palangka Raya Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Bencana Nasional
Komentar (0)
Memuat komentar…







