BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli mengatakan penataan Kota Sampit tidak cukup hanya pada hiasan dan ornamen seperti di kawasan bundaran dan ikon, serta taman kota. Namun perlu lebih menyeluruh. Akan percuma anggaran besar untuk pembangunan ikon dan bundaran, ternyata jalan di sekitarnya tidak mendukung.
Jhon mengatakan, nilai keindahan itu hilang karena kondisi jalan sekelilingnya mengalami kerusakan. Dincontohkannya seperti kawasan Bundaran Balanga. "Bundarannya bagus tapi jalannya rusak, akibatnya nilai bundaran itu jadi kurang menarik," kata Jhon Krisli, Selasa (29/8/2017).
Mengingat saat kendaraan melintas di jalur itu, debu-debu berterbangan, bahkan mengotori sejumlah ornamen dan kebun yang dibuat di kawasan taman bundaran. Akibatnya kawasan yang harusnya terlihat indah jadi kurang menarik.
Inilah yang harus jadi perhatian. Dan diharapkan perhatian tidak hanya berfokus pada satu sektor saja. Akan tetapi menyeluruh, apalagi jika pemerintah serius ingin melakukan penataan kota. (NACO/B-11)
Penataan Kota Tidak Cukup Hanya dengan Hiasan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rimbun Kritik Pemerintah Pusat Usai Agenda Menhut di Kotim Batal
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







