BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) bakal menerapkan electronic government (e-Gov), dalam beberapa waktu ke depan. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan dan mempercepat pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

Selain itu, juga memudahkan kontrol sejauh mana pelayanan yang diberikan pemerintah. Sehingga, slogan transparansi dan akuntabel tidak hanya semata slogan belaka. Target itu kian nampak ketika Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfo) Provinsi Kalteng saat ini mendesain aplikasi tersebut. Diharapkan pada 2018 mendatang sudah operasional.

“Kita masih tahap persiapan untuk benar-benar e-Gov nanti berjalan dengan baik. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah di dalam pelayanan publik, maupun di dalam peningkatan kinerja pemerintah. Di dalamnya ada beberapa aplikasi,” kata Kepala Diskominfo Kalteng, Herson B Aden, Selasa (29/8/2017).

"Dengan perkembangan teknologi informasi yang kian canggih ini, kita berharap bisa memanfaatkannya untuk hal-hal yang bersifat mempermudah layanan kepada masyarakat sesuai keinginan gubernur,” sambungnya.

Herson menjelaskan, saat ini tahapan menuju e-Gov sudah berlangsung. Setidaknya ada empat apliakasi yang menunjang terbentuknya e-Gov nanti. Yaitu e-Budgeting yang membidangi anggaran, e-Planning yang membidangi perencanaan pembangunan, e-Monev yang membidangi pengawasan pembangunan, dan aplikasi ‘Satu Data”.

“Kalau ibarat sebuah rumah, empat aplikasi ini ibarat jendela-jendela dan pintu. Nah, rumah besarnya ini masih kita susun. Nah, harapannya nanti sistem ini bisa tidak hanya untuk pemerintah tetapi digunakan oleh masyarakat juga,” pungkasnya. (ROZIQIN/B-11)