BORNEONEWS, Sampit - Maraknya penyebaran informasi kebencian baik itu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di dunia maya membuat Polres Kotawaringin Timur (Kotim) waspada dan terus melakukan pemantauan dan penyelidikan. Hal itu dilakukan agar penyebaran informasi kebencian tersebut tidak berkembang di masyarakat, dan tidak memecahbelahkan warga Kotim ini.
Menurut Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar, saat ini pihaknya terus melakukan pemeriksaan dan pelacakan, khususnya dimedia sosial. Namun belum ada ditemukan kasus tersebut, yang mana selama ini banyak berkembang di kota-kota besar.
"Tim kami yang melakukan patroli khususnya didunia maya hingga jejaring social belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan penyebar kebencian. Dan sampai saat ini Kotim masih aman dan kondusif," ujar Muchtar, Rabu (30/8/2017).
Andaikan nantinya ditemukan adanya hal tersebut, maka pihaknya tidak akan tinggal diam. Hingga segera melakukan pelacakan dan memburu penyebar hal tersebut. Agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan proses huku. yang berlaku.
Sejauh ini pihaknya sudah melakukan patroli dan melakukan pengcekan kepada beberapa akun media sosial yang dianggap dicurigai. Namun belum ada tanda-tanda yang mengarah ke hal tersebut.
“Kami akan bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku, apabila nantinya hal tersebut ditemukan,” ungkap Muchtar. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








