BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jumlah curah hujan selama 20 hari pada Agustus 2017 lebih tinggi dari biasanya. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah curah hujan sejak tanggal 1 hingga 20 Agustus mencapai 123,5 mm.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Iskandar Yolanda P Destyagani menjelaskan, berapa jumlah normal curah hujan yang biasanya turun saat Agustus di Kabupaten Kobar. "Curah hujan normal di bulan Agustus adalah 119 mm. Sehingga dengan data yang diperoleh saat ini sangat jelas terlihat jika curah hujan Agustus lebih besar dari biasanya," jelasnya, Kamis (31/8/2017).
Ada beberapa hal yang dianggap sebagai penyebab curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya. "Berdasarkan lokasi, Kabupaten Kobar merupakan daerah dengan topografi dominan daratan datar. Berdekatan dengan garis ekuator dan juga perairan Laut Jawa. Hal ini membuat kabupaten Kobar sangat berpotensi menjadi tempat pertumbuhan awan-awan," jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, kondisi tersebut juga ditambah dengan kenaikan suhu udara yang cukup signifikan belakangan ini. "Fenomena yang tak kalah berperan juga adanya siklon tropis Pakhar di perairan Barat Filipina. Siklon tropis ini membuat daerah di sekitarnya berpotensi hujan. Hampir setiap hari tumbuh awan-awan hujan, seperti Cumulus dan Cumulonimbus. Beberapa fakta inilah yang menyebabkan hujan tetap membasahi Kabupaten Kobar di musim kemarau," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)
Curah Hujan Bulan Agustus 2017 Lebih Tinggi dari Biasanya
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Komentar (0)
Memuat komentar…







