BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Parimus mendukung dengan adanya pembangunan Badan usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menampung tandan buah segar (TBS) masyarakat agar segera terealisasi.

Pasalnya, selama ini menurut politisi partai Demokrat Kotim itu, hasil perkebunan masyarakat tidak tertampung secara maksimal. Sehingga, sudah saatnya Kotim punya BUMD untuk menampung hasil petani lokal.

Apalagi menurut Parimus di daerah ini sudah ada dasar hukumnya berupa peraturan daerah (Perdaa). Jadi tinggal membentuknyanya saja, kemudian membangun pebriknya. "Kalau bangun pabrik yang dikelola BUMD bangun yang besar, jangan tanggung-tanggung, karena hasil petani lokal kita sangat besar," tukas Parimus saat dihubungi Borneonews, Sabtu (2/9/2017)

Menurut Parimus, BUMD tentang bidang usaha pengelolaan hasil perkebunan merupakan salah satu peraturan daerah inisiatif DPRD Kotim, di mna jika berdiri BUMD tersebut kemungkinan yang bisa dikelol dengan membangun pabrik kelapa sawit. "Keberadaan BUMD ini tentu sangat dibutuhkan dan manfaatnya akan berdampak langsung kepada masyarakat," pungkas Parimus.(NACO/B-8)