BORNEONEWS, Kasongan - Bencana banjir akibat luapan Sungai Katingan dan Sungai Samba di Kabupaten Katingan semakin meluas. Hingga Sabtu (2/9/2017), sedikitnya sudah 7 wilayah kecamatan kebanjiran.
Ke tujuh kecamatan itu, yakni Kecamatan Petak Malai, Katingan Hulu, dan Kecamatan Marikit. Kemudian Kecamatan Sanaman Mantikei, Katingan Tengah, Pulau Malan dan Kecamatan Tewang Sanggalang Garing.
Selain dilintasi alur Sungai Katingan, sebagian kecamatan terdampak banjir itu juga di lalui Sungai Samba. Kedua sungai ini sejak empat hari ini meluap akibat curah hujan yang tinggi di bagian hulu/Utara Kabupaten Katingan.
Menurut informasi yang diperoleh Borneonews, sejauh ini banjir paling parah terjadi di tiga wilayah kecamatan, yakni di Tumbang Baraoi Kecamatan Petak Malai, kemudian Tumbang Hiran Kecamatan Marikit, dan Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah. Ketinggian banjir di beberapa wilayah bahkan hingga menyentuh atap rumah penduduk.
Camat Marikit Kalpin menuturkan ratusan rumah penduduk terutama yang berada tidak jauh dari daerah aliran sungai (DAS) Katingan terkena dampak banjir.
Rata-rata ketinggian air yang ada di dalam rumah penduduk mencapai 1 hingga 2 meter. Para penduduk yang rumahnya kebanjiran mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau bukit. (ABDUL GOFUR/B-8).
Banjir di Katingan Makin Meluas
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
16.387 Personel Karhutla di Kalteng Dapat Jaminan Layanan Kesehatan Gratis
Komentar (0)
Memuat komentar…







