BORNEONEWS, Sampit - Tugas wartawan sebagi pencari berita saat ini cukup susah dengan masih adanya batas untuk mengonfirmasi pemberitaan. Karena hingga saat ini masih ada saja pejabat yang anti dengan wartawan.
Fakta ini disampaikan Ketua PWI Kotim Andri Rizki Agustian. Dimana saat ini masih ada saja pejabat baik itu vertikal maupun SOPD yang anti dengan wartawan. Sehingga hal itu cukup mengganggu wartawan dalam mencari berita atau mengkonfirmasi berita.
"Ia masih ada saja pejabat yang anti wartawan, dan itu cukup menyulitkan waratawan dalam melengkapi pemberitaan yang dia buat," ujar Andri saat menyampaikan sambutan dalam kegiata HUT PWI Kotim Ke-25, Senin (4/9/2017).
Andri juga mengungkapkan bahwa ada juga pejabat yang marah-marah dengan adanya pemberitaan tentang instansi yang dipimpinnya ataupun dirinya sendiri.
Padahal sebelum terbit berita, wartawan sudah berusaha mengonfirmasi baik itu melalui telepon seluler maupun datang ke kantornya. Namun tidak ada jawaban dari yang bersangkutan.
"Setelah beritanya dikeluarkan, baru dibilang tidak berimbang. Padahal wartawan sudah berusaha mengonfirmasi tentang hal tersebut," terang Andri.
Dengan adanya hal tersebut, Andri berharap agar para pejabat tidak anti dengan wartawan. Karena dirinya tidak ingin ada hububgan tidak baik antara wartawan yang dibawah naungan PWI Kotim dengan para petinggi di daerah ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








