BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sejumlah perwakilan pengurus Organisasi Angkatan Darat (Organda) Kabupaten Kapuas beserta beberapa orang perwakilan sopir mini bus mendatangi Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas, Senin (4/9/2017). Kedatangan mereka dalam rangka untuk mempertanyakan kenapa armada lokal pihaknya tidak dilibatkan dalam pemberangkatan kontingen Pesparawi Kabupaten Kapuas.
Rombongan Organda Kapuas itu disambut oleh Asisten I Setda Kapuas Hidayatullah, Kabag Kesra H Junaidi, Ketua Lembaga Pengembangan (LP) Pesparawi Kapuas Andres Nuah, dan perwakilan kontingen Pesparawi Kapuas.
"Kami dari Organda Kapuas, dan beberapa sopir mini bus datang ke Kesra ini untuk menanyakan kepada Kesra kenapa armada lokal kami tidak dilibatkan dalam pemberangkatan kontingen Pesparawi Kapuas," kata Ketua Organda Kabupaten Kapuas Chandra H.
Padahal, lanjutnya, armada pihaknya di lokal ini sudah sering kali terlibat dalam pemberangkatan, baik seperti Pesparawi, MTQ, STQ, dan lain sebagainya. "Jadi kami minta penjelasan kepada pihak Pemda Kapuas melalui bagian Kesra, kenapa menggunakan armada dari luar. Apakah kami ini tidak memadai atau apa. Yang jelas surat menyurat kami lengkap, KIR kami ada, dan bayar pajak juga untuk Kapuas. Kami minta armada kami diberdayakan," sebutnya.
Setelah lebih dari satu jam melakukan jejak pendapat bersama Assisten I, Kabag Kesra, Ketua LP Pesparawi, akhirnya pihak Pemda dapat mengakomodir permintaan pihaknya, yakni memberdayakan armada mini bus lokal. "Di kesempatan ini kami dari Organda Kapuas mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Kapuas, Pak Ben Brahim yang sudah mengakomodir kami melalui Kabag Kesra. Ini sangat luar biasa, kami senang kami diberdayakan," ungkap Chandra.
Sementara itu, Kabag Kesra H Junaidi mengatakan, berdasarkan petunjuk Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT maka pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan pihak pengurus Organda Kapuas dan sejumlah sopir mini bus lokal di Kabupaten Kapuas.
"Alhamdulillah, dengan rapat yang penuh kekeluargaan, sehingga kita komunikasikan semua bisa berjalan dengan baik. Dan kita putuskan bersama bahwa dalam transportasi kontingen Pesparawi tetap menggunakan mini bus lokal. Ini sudah kita sepakati," ungkap H Junaidi.
Untuk diketahui, tanggal 16 September 2017 kontingen Pesparawi asal Kabupaten Kapuas akan berangkat ke Kabupaten Lamandau dalam rangka mengikuti Pesparawi Provinsi Kalimantan Tengah. (HAMDI/B-8)
Armada Lokal Tidak Dilibatkan Dalam Pesparawi, Organda Kapuas Datangi Setda
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







